Cinta

Di suatu masa, cinta yang diam-diam aku jaga. Mungkin akan terungkap dengan nada indah menenangkan. Masa itu adalah ketika pertemuan jodoh kita telah sampai pada titik akhirnya. Jauh saat ini kita memang terpisah jauh oleh waktu dan jarak. Dekat, sebenarnya kita dekat dalam doa yang terlantun penuh harap. Hanya saja, kita paham, kita mengerti, dan mengetahui seluruh rasa tak harus diungkapkan dalam waktu yang belum tepat. Walau seluruh rindu terangkum dalam satu kata “menunggu”. Bukan hanya diam, melainkan tetap memantaskan. Semakin hari semakin mendekati, perjuangan ini tak kan sia-sia. Penjagaan ini adalah jalan mulia. Tak berkhianat pada taat, sebab Allah Maha Melihat. Dan satu yang ku harap, kita akan bersama setelah akad.

Ig : @muhasabah.cinta

Dulu engkau menjadi semangatku di kala aku terjatuh. Terjatuh karena mencintai seseorang yang ku tinggalkan karena tak sanggup tuk menahan sesaknya hati ini. terkadang aku juga menjadi sepertimu menyemangati segala langkahmu menjadi seperti yang engkau inginkan. Aku menemani tiap langkahmu tuk proses yang ada untuk keberhasilanmu kelak dan menjadikan dirimu sosok yang selalu ku nanti kabar dan keadaanmu ditiap waktu.

Hingga pada akhirnya aku menyadari bahwa rasa itu tak ada untukku. Hati yang dahulu utuh kini hancur karena kau lebih memilih dia yang menerimamu disaat menjadi seperti yang engkau inginkan. Alhamdulillah Allah melindungiku. Mungkin hanya itu bisa ku katakan saat ini untuk masa laluku yang beraroma dengan cinta yang salah di mataNya. Meskipun engkau telah bersama dia yang menjadi kekasihmu namun tak halal dimataNya, aku akan mendoakan sebuah kebaikan menghampirimu dengan segera. Agar kau dapat menyadari perbuatanmu selama ini salah dimataNya. Tak mengapa, aku berkata seperti ini bukan karena aku rasa cemburu. Namun aku tak ingin sosok yang pernah hadir untukku dengan mengukir kisah yang indah membuat Allah pergi dan menghilangkan kasih sayangNya padamu.

Biarkan aku merasakan sakit untuk kedua kalinya karena jatuh cinta namun tak ada yang lebih sakit ketika Allah yang tak mencintaiku sebagai hambaNya. Ikhlas? Itu sudah tentu. (jujur aku belum ikhlas). Tentu ku rasakan jauh hari sebelum kau menemukan dia yang mencintaimu entah sampai kapan.

Ig : @amaliahrh

Advertisements

Say No To Pacaran

Udah pernah denger belum kalau seiring kita beranjak dewasa, kita bakalan tambah sadar kalau pacaran tu salah dan bukan pilihan yang tepat untuk diambil ketika kita suka sama seseorang dan dia juga suka sama kita. Hal itu yang aku pernah rasakan. Bisa dikatakan aku memang terlambat menyadari. Saat itu aku beranikan diri untuk mengambil langkah yang tegas. Enggak mudah lo memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan orang yang paling kita sayang, tapi aku sadar justru dengan cara itulah aku akan benar-benar tulus mencintai dia karena sejatinya hakikat cinta itu melepaskan, katanya sih. Aku setuju dengan pernyataan itu jika dihubungkan dengan kondisiku saat itu.

Perpisahan itu bukan berarti aku tidak mencintai dia lagi, bukan berarti aku tidak menyayangi dia maupun udah enggak peduli sama dia. Justru perpisahan itu merupakan bukti cintaku yang paling tulus, perpisahan itu merupakan langkah terbesarku memasuki kehidupan yang bisa dikatakan akan membuatku menjadi perempuan yang semakin taat. Karena pada akhirnya aku pun berharap agar suatu saat aku bisa dipertemukan lagi di waktu yang tepat. Jujur, saat itu aku sangat mencintai dia, dan hingga kini pun aku masih menjaga perasaan itu. Aku tidak bisa memungkiri bahkan berpura-pura benci pun pada akhirnya perasaan itu muncul kembali. Skip.

Tahu enggak kenapa pacaran tuh salah? Pasti sebagian besar dari kalian udah paham betul gimana resiko resiko dalam berhubungan yang tanpa ikatan halal. Banyak orang di sekitarku khususnya yang bukan temen kuliah berfikir kalau pacaran tuh hal yang biasa, tapi harusnya kita jangan membiasakan hal yang salah. Untuk bisa menyadarkan orang-orang dengan pemikiran yang seperti itu memang enggak mudah. Apalagi kalau kondisi mereka juga lagi berpacaran. Logika bakalan terinjak oleh perasaan jatuh cinta makanya cinta tuh enggak kenal logika.

Semakin tinggi pemahaman seseorang semestinya semakin matang pula ketika mengambil keputusan termasuk dalam hal berpacaran. Ketika dihadapkan untuk memilih karir atau pacaran, aku memilih untuk fokus pada kuliahku dulu. Bukan karena belum ada yang ngajak pacaran, namun aku memang tidak ingin mengulang kesalahanku. Lagipula laki-laki yang baik tidak akan mengajakmu ke hal yang tidak bermanfaat.

Aku pernah menonton film pendek islami yang membicarakan tentang cinta. Dari film itu mengajarkan kita bahwa sejatinya cinta itu anugrah, jatuh cinta itu fitrah, menjaganya adalah ibadah. Sikap kita dalam menyikapinyalah yang dapat membuat cinta bisa menjadi hadiah maupun musibah. Aku memilih untuk memuliakan cinta yang ku miliki ini. meski saat ini aku telah menjauh dari seseorang itu namun aku berharap lewat doa yang ku panjatkan, suatu saat nanti aku bisa dipertemukan kembali dengan cara yang indah.

Bisa dikatakan jatuh cinta itu enggak salah, kalau kita punya rasa lebih terhadap seseorang lawan jenis itu hal yang wajar bahkan patut disyukuri karena kita merasakan anugrah luar biasa dari Tuhan. Hanya saja, kita harus tahu batasannya. Sabar adalah kunci utamanya. Jangan sampai cinta yang kita miliki ternodai oleh nafsu. Jagalah cinta yang kita miliki dengan terus berdoa. Bukan dengan berpacaran. Karena justru pacaran merupakan jalan yang dibenci Allah namun disukai oleh setan.

Ingat guys, jika kita ingin mendapatkan pasangan yang baik maka jalannya bukan lewat berpacaran. Karena apa? Karena perempuan yang baik tidak akan mau diajak pacaran dan laki-laki yang baik tidak akan mengajak pacaran. Kalau kita punya perasaan cinta pada seseorang maka buatlah cinta yang kita miliki itu termuliakan. Pada siapa lagi kalau bukan Allah kita titipkan cinta yang kita miliki. Kalau kita letakkan cinta itu padaNya, maka sudah pasti cinta itu akan bersemi dan tak lekang oleh usia.

Cintai seseorang itu karena Allah. Dengan begitu kita akan senantiasa selalu belajar mengenai tanggungjawab menjadi seorang pasangan yang baik sehingga Allah akan terus mencintai kita. Lalu cintai seseorang yang juga mencintai kita karena Allah. Selama ia cinta, patuh dan taat padaNya, maka kita akan terus mencintainya. Insyaallah cinta yang seperti inilah yang akan selalu bersemi dunia dan akhirat. Entah siapapun jodoh kita nanti, tetaplah terus memantaskan diri dan memperbaiki diri.

Pada akhirnya yang ingin ku katakan adalah pacaran bukan pilihan yang baik untuk dijalani. Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik dan sebaliknya perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik pula. Dan keduanya tidak akan menempuh jalan pacaran. Apapun istilahnya, ketika kita merasa dekat dengan seseorang dan mulai membuka diri, berhati-hatilah. Berawal dari yang seperti itu maka akhirnya akan timbul zina. Lain lagi jika pacaran setelah menikah karena boleh jadi hal itu adalah pilihan yang tepat, bahkan menjadi ladang pahala.

Semoga suatu saat kita mendapatkan jodoh yang baik, yang mencintai kita karena Allah. Amin.

Daging Qurban EVERYWHERE!

Assalamualaikum warahmaullahi wabarakatuh

Hai kaliaannn, hiks aku lagi agak pilek nih. Padahal cuma minum es sirup doang. Trus nih kelopak mata bengkak lagi. Entah kenapa aku sering banget ngalami bengkak di kelopak mata. Malu rasanya dikira kena bintitan. Kemarin udah dapet salep dari dokter dan lumayan bikin kempes tapi terus ngrasa gatel gitu, tiap kali ku pegang, eh malah bengkak lagi esok paginya. Cepat sembuh untuk diriku :3

Ohiya kali ini aku pengen berbagi cerita tentang hari perayaan idul qurban kemarin. Alhamdulillah, untuk idul qurban tahun ini keluargaku bisa qurban satu ekor kambing. Semoga amal ibadah keluargaku khususnya ibuku bisa diterima dan rejeki keluarga dilancarkan sama Allah, amin. Beda sama tahun lalu yang aku enggak ikut bantu-bantu ditempat penyembelihan, tahun ini aku memberanikan diri muncul di masyarakat kampungku. Ya aku mungkin ada gangguang dalam kepercayaan diri di kampung sendiri. Aku juga enggak terlalu aktif dan kenal sama remaja-remaja disini. Sempet jadi pikiran sih kok aku tumbuh jadi orang yang tertutup sama kampung sendiri sih, padahal kita nantinya akan terjun ke masyarakat. Berharap bisa kasih manfaat ke orang lain terutama di kampung ini.

Lanjut, jadi kemarin setelah sholat ied di alun-alun utara (bertiga sama ibu dan tetangga) aku langsung makan dan capcus ke tempat penyembelihan. Disana aku “berpasangan” sama ibuku motong daging sapi. Aku sih dulu udah pernah bantuin motong juga jadi aku agak bisa lah motong dagingnya. Intinya kalau dagingnya masih ada koyornya ya di bersihin dulu si koyor itu dengan mengikuti alur. Apa sih gak jelas hehehee.

Dari jam 9 sampe jam 11 aku terus bantuin motong daging. Terus istirahat buat makan siang disana. Niatnya sih habis makan aku mau langsung pulang tapi ternyata masih ada kerjaan yang harus segera diselesaikan yaitu nimbangin daging dan masukin ke plastik. Jadinya aku enggak langsung pulang tapi riweh masukin daging dan nata-nata plastik yang udah berisi daging sapi. Aku seneng kok akhirnya aku bisa kasih bantuan buat kampung sendiri, hehe:)

Aku pun memutuskan pulang jam 14.30 karena aku juga belum sholat (eh). Sampe rumah aku langsung mandi, sholat terus lanjut nyuci pakaian yang tak pakai tadi buat motongin daging. Aku enggak tega membiarkan baju sipma kesayanganku dan celana jeansku jadi tercemar bau daging sapi. Euuwh.

Bagian paling seru yang aku suka adalah, malamnya aku bapak sama ibu kerjasama bikin sate kambing. Aku nyiapin daging dan bahan untuk bumbunya, ibu ngulek bumbu, dan bapak yang ndaden api buat tempat pembakarannya. Hasilnya adalah 10 tusuk sate kambing dengan sambel kecap, nyaam nyaam nyaam :9

Semoga tahun depan aku masih bisa merasakan kebahagiaan yang utuh di rumah ini seperti malam tadi, amin. Selamat makan daging semuaaaa! See you bye

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

21

Mungkin ini hari ulangtahun terselo karena aku enggak ada kegiatan diluar rumah. Dua tahun lalu waktu tanggal 27 Agustus aku ikut kegiatan ospek, setahun yang lalu aku jadi panitia makrab jurusan dan pada tanggal 27 Agustus juga bertepatan sama TM 1 makrab. Alhasil selama dua tahun berturut-turut aku selalu ada kegiatan pas aku ulangtahun. Beda sama tahun ini, aku hanya menghabiskan waktu dengan beristirahat total setelah menghabiskan 4 hari penuh kegiatan dari pagi sampe malem.

Sebenarnya aku enggak menganggap hari ini sangat spesial, mungkin karena cara berfikir ku yang semakin matang. Di saat kita berulang tahun justru kita jangan merasa senang yang berlebihan, namun harusnya kita semakin bersyukur dan merasa sedih karena umur di dunia semakin pendek. Tapi aku juga tidak bisa membohongi diri kalau sebenarnya aku seneng ada yang mendoakan, tandanya banyak yang perhatian sama aku.

3 tahun berturut-turut aku melewati hari ulangtahun tanpa orang terkasih. Entah kenapa setiap aku ulangtahun ada aja yang bikin aku berpisah dengan orang yang aku sayang. Kalau boleh jujur, aku enggak sepenuhnya bahagia. Terasa kurang karena ada sebagian hati yang dibawa pergi. Dan aku rasakan perasaan itu lagi di tahun ini. Ketiga kalinya aku sendiri di hari kelahiranku. Meskipun aku merasa ada yang kurang, tapi aku yakin ini jalan yang paling baik. Karena jalan ini kupilih dengan melibatkan Allah.

Kalau boleh ku mengutarakan keinginanku yang paling dalam, aku ingin di hari ini dia menemaniku. Tapi sepertinya sudah tidak mungkin lagi. Aku sadar kok, aku juga tidak ingin mengganggu. Mungkin memang aku ditakdirkan untuk setia pada orang lain meskipun orang lain itu sudah tidak mencintaiku lagi. Waktu akan menjawab, apakah doaku ini tidak dikabulkan atau doaku tertunda untuk sementara.

Setiap kali aku membohongi perasaanku, aku merasa bahwa aku baik-baik saja tanpanya. Aku merasa aku telah berhasil membencinya, dengan modal rasa kecewa akan sesuatu aku berlari ke depan meninggalkan luka yang baru saja ku terima. Namun, semakin ku jauh dari luka itu, harapan kembali muncul. Perasaan sayang ini menguak ke permukaan. Menjerit meminta ruang dalam hati agar aku kembali jatuh cinta pada orang itu.

Sayangnya saat ini logika ku kembali menang, perasaanku ku pendam dalam-dalam. Aku mencoba menghindar, menjauh dari pikiran tentangnya. Mencoba untuk membenci lagi. Karena aku rasa lebih baik memendam perasaan sayang ini dengan berkedok kekecewaan daripada harus mengganggu kebahagiaannya. Biarkan aku saja yang merasakan, jangan dia. Aku akan baik-baik saja seperti biasanya.

Selamat ulang tahun untuk diriku, bersabarlah. Semoga tahun depan kau melewati hari ulangtahun dengan orang yang kau sayang.

First time main WEREWOLF

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hai gaes, sekarang ini hari minggu dan aku lagi gak ada kesibukan apa-apa selain nanti bakal ada gladi resik buat besok. Jadi besok itu akan terlaksana PKKMB universitas dan fakultas selama 4 hari, so aku harus banget jaga kesehatan aku (gayamu kak-_-) tapi bukan soal pkkmb yang mau aku ceritain disini hehe. Tadi itu malem aku hangout getoohh sama temen-temen SMA aku karena si mendes lagi ulangtahun, nah terus dia tu nraktir kita ke WS, bukan WS Toserba loh, wkwk. Setelah dari sana aku, mendes, nadya, hida, cantik sama upay langsung nongki-nongki canteeek di joglo lawas, nah disana kita main permainan yang baru pertama kali aku mainin. Namanya werewolf.

Jadi gaes, werewolf itu semacam role playing. Jadi kita bermain peran sesuai dengan peran yang kita dapat dari narator. Di dalam cerita ini ada berbagai macam peran yang dimainkan. Nah tadi malem itu ada peran Hunter, Villager, Seer, Werewolf, dan Guardian. Setiap peran punya tugasnya masing-masing. Awalnya, narator membagikan kartu yang bertuliskan peran yang pemain dapat. Enggak boleh ada yang tahu perannya satu sama lain kecuali narator. Permainan ini tu terjadi di “malam hari” dan “siang hari”. Caranya narator tau peran masing-masing itu dengan cara nama peran nya dipanggil untuk membuka mata pada saat semua pemain lagi menutup mata.

Setelah “siang hari” tiba, seluruh pemain mulai mempertanyakan siapa werewolf diantara mereka dengan berargumen dan caranya tu harus meyakinkan pemain lain. Yang mendapatkan peran werewolf harus berakting seolah dia tu bukan werewolf agar dia selamat. Sedangkan yang bukan werewolf mereka harus berusaha menyelamatkan diri mereka dengan meyakinkan semua pemain. Disini villager enggak punya daya upaya maupun kekuatan, tapi kalau seer dia punya kesempatan untuk menerawang siapa werewolfnya di “malam hari”. Kalau hunter setauku dia bisa berburu di “malam hari”, nah kalau guardian dia bisa menyelamatkan salah satu peran saat peran itu di”mangsa” sama werewolf.

Setelah cukup lama berargumen, semua penduduk disuruh voting dan memilih siapa kira-kira werewolfnya. Yang ditudung harus mengatakan pembelaannya dengan begitu yakin. Setelah jika pembelaannya tidak begitu meyakinkan dan pilihan terbanyak di salah satu peran maka otomatis penduduk yang dipilih itu keluar dari permainan dan orang tersebut disuruh membuka kartu dan memberi tahu siapa dia sebenarnya ke seluruh penduduk. Kalau perannya bukan werewolf, maka keselamatan penduduk masih terancam dan permainan dimulai di “malam hari” lagi.

Di “malam hari” semua pemain disuruh nutup mata dan pada saat inilah werewolf akan memangsa salah satu penduduk desa. Lalu, ketika “siang hari tiba”, narator mengatakan bahwa telah ada seorang penduduk yang mati. Dia lalu menunjuk seorang penduduk. Perdebatan pun dimulai kembali hingga werewolf ditemukan. Kalau pada akhirnya satu persatu penduduk “mati” dan tinggal dua orang pemain yang salah satunya merupakan werewolf maka sudah dapat dipastikan werewolfnya menang. Tapi kalau identitas werewolfnya telah diketahui penduduk, maka pada saat itu werewolf dikeluarkan dari permainan dan penduduk yang menang. Oiya jangan lupa juga kalau setiap peran punya kesempatan untuk selamat tergantung bagaimana taktik mereka.

Kira-kira seperti itulah cara permainan werewolf versi aku dan teman-temanku semalem. Permainan ini sebenarnya sederhana karena bermodalkan kertas dengan tulisan masing-masing peran yang kita dapat. Enaknya permainan ini tu pemainnya harus banyak. Ya minimal 5 orang, tapi kalau semakin sedikit pemainnya otomatis semakin cepat berakhir mainnya. Menurut aku, di permainan werewolf ini harus pinter akting, seriusan. Wkwk aku berhasil mendapatkan bakat aktingku disaat udah main 7 kali. Dalam 7 kali permainan itu aku dapat 6 kali peran werewolf, makanya aku berusaha berakting seolah aku tu bukan werewolf. Dan pernah berhasil mengelabui upay dengan aktingku itu, wkwkwk. Tapi sayang banget di permainan ke 7 aku kalah karena aku bodoh banget malah mangsa sasaran yang salah, padahal aku tahu siapa guardiannya tapi malah aku gak mangsa dia, hadeeeehhhh.

Secara keseluruhan, permainan ini sukses bikin aku sama temen-temenku semalem diliatin karena secara reflek gak sadar kalau suara kita mungkin yang paling berisik disana hahahaa. Yah gimana mau gak berisik kalau kita lagi serius berperan dan sedang memperdebatkan argumen masing-masing wkwk. Lucunya semalem itu, alasan yang diutarakan masing-masing peran tu bener-bener gak masuk akal dan gak punya alasan yang kuat karena hanya berdasarkan apa yang mereka dengar dan dari raut wajah. Serius ya semalem tu aku bener-bener ngakak. Untungnya gak sampai kemaleman banget. Bahagia banget emang kalau udah kumpul sama temen sma tuh. Aku bersyukur banget sama Allah yang selalu kasih aku hal-hal nyenengin gini.

Betewe, semalem aku juga ngerasa kaget karena ada seseorang yang tiba-tiba mau ngasih aku sesuatu tapi aku masih curiga apa pemberian itu dari seseorang. Aku sih enggak enak mau nolak tapi ya sudah aku terima aja penawarannya. Akhir-akhir ini orang itu emang agak mengejutkan sih. Aku gak boleh kepedean dulu, siapa tau emang mau ngasih aku sebagai kado ultah hehe. Oke gaes cukup segini dulu ya ceritaku, lain kali aku akan posting review film tapi gak janji sih wkwk. See you in the next post!

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

8 Things

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hai teman-teman, postingan kali ini adalah rangkuman kejadian bulan-bulan ini yang begitu berkesan dan meninggalkan rasa yang tak bisa diungkapkan dengan serangkaian kata, wkwk. Jadi, hal-hal yang akan aku ceritakan ke kalian ini semacam kegiatan-kegiatan menyenangkan, harapan-harapan, kabar gembira yang aku dapat dan juga aku pengen berbagi pengalamanku dibeberapa agenda yang aku ikuti. Oiya, aku juga pengen sharing mengenai apa yang udah aku hasilkan buat mewujudkan kontribusiku dijurusan seperti apa yang aku ingin capai ketika aku masuk di HIMA IPA. So, daripada aku lupa mending langsung aja ke hal pertama yang pengen aku ceritain disini.

 

“Rapot” Semester 4

Mungkin sebagian dari kalian ada yang ngerasa takut atau biasa aja saat ditanya “Gimana kabar ipk?”. Pertanyaan horor macam ini bakal dihindari banget bagi mereka yang merasa hasil ipknya diluar ekspektasi, iya gak? Selama ini aku merasa biasa aja sih karena aku belum terlalu paham sama (sebenernya) pentingnya IPK itu apa. Tapi, setelah melihat angka-angka yang naik turun aku jadi bisa merasakan keadaan prestasi akademik ku yang sesungguhnya meskipun terkadang nilai-nilai itu justru terlalu tinggi untukku. Jadi semester 1 kemarin aku dapet ipk pertamaku yakni 3,62. Alhamdulillah termasuk cumlaude. Terus semester dua nilainya naik dapet ip 3,71 dengan ipk 3,67. Lanjut semester 3 nilaiku terjun bebas gaes 🙂 dapet ip 3,56 dengan ipk 3,63. Meskipun masih di angka 3,6 tapi rasanya aku kayak gagal gitu. Tapi enggak disangka-sangka di semester 4, tebak aku dapet ip berapa?? Alhamdulillah ip senilai 3,87 dengan ipk 3,69. Huaaaaaa, bahagia banget aku bisa tembus di angka itu. Ip dan ipk tertinggiku. Seluruh makul di semester itu rata-rata yang aku dapat A dan A- , alhamdulillah ya Allah. Padahal aku merasa disemester 4 itu aku sedang dalam ujian Allah. Namun gak disangka-sangka, rupanya Allah telah memberi kemudahan di hal lain meskipun kondisi hati sedang hancur.

 

LKTI, SEMNAS, DIES NATALIS P.IPA & KONSUMSI OSPEK FMIPA

Kali ini aku akan sharing kabar event yang lagi aku ikuti kepanitiaannya. Jadi, yang pertama itu ada LKTI. Di proker ini aku jadi sie pdd seperti yang udah aku ceritain sebelumnya. Setelah melewati 3 kali rapat besar, alhamdulillah progres sie pdd sudah berjalan lancar. Aku pribadi merasa bangga karena hasil aku desain-desain pake corel dengan kemampuan seadanya bisa bermanfaat. Mulai dari bikin pamflet oprec panitia, bikin leaflet, dan desain-desain lainnya. Aku juga beruntung bisa dapet teman-teman satu sie yang mudah dihubungi dan dimintai bantuan, yeaaayy zemangaaaatttt pdd see 2017!

Lanjut, yang kedua tetep jadi sie pdd di SEMNAS. Meskipun secara teknik aku jadi penanggung jawab disini tapi peranku jadi pj di semnas gak begitu tampak karena semnas diambil alih jurusan. Maka dari itu aku memutuskan untuk stay di sie pdd menemani teman-teman yang lain. Ternyata gaes, semnas tahun ini lebih dominan ke panitia mahasiswa yang ngurus. Aku pribadi kaget sih. Apalagi sie pdd disini bener-bener dimintai tolong banget untuk masalah publikasi. Mulai dari bikin leaflet, pamflet, banner, backdrop, desain blocknote, desain sertifikat. Awalnya kukira untuk hal se krusial leaflet dan pamflet diurus sama jurusan tapi ternyata untuk kali ini jurusan meminta mahasiswa memaksimalkan kemampuannya dalam hal desain-mendesain. Bisa dibayangkan, kami sie pdd bekerja dikejar deadline. Padahal tugas sie pdd di lkti belum sepenuhnya kelar hihi, but aku enggak mau mengeluh. Tugas untuk aku disini yakni bikin leaflet. Di awal agustus ini, jurusan sudah mengirimkan konten leaflet ke aku trus dalam dua-tiga hari aku setor ke mas mursit (padahal beliau bukan sie pdd jurusan). Ternyata hasil leafletku itu di kirim ke grup dosen pendidikan ipa buat dimintai saran. Alhasil, ada beberapa koreksi dan tambahan. Ini tadi barusan aku ngirim revisiannya. Aku jadi ngerasa, wah hasil ku ngecorel-corel dilihat dosen. Bingung, bangga, malu, campur aduklah wkwk. Semoga saja mereka dan yang lainnya merasa puas sama hasil kerjaku dan teman-teman sie pdd. Amin.

Event ketiga adalah dies natalis pendidikan ipa. Disini aku jadi sie perkap dan op. Untuk saat ini, aku belum bekerja karena belum ada setoran alat-alat dari sie lain. Proker ini dilaksanakan bulan oktober dan kayaknya sudah boking auditorium. Event keempat yang bakalan terlaksana adalah ospek, aku ikut kepanitiaan ospek fmipa. Ini pengalaman pertamaku ikut kepanitiaan di luar jurusan. Bisa dibilang aku mencoba keluar dari zona nyamanku. Dan disinilah aku berada sekarang bersama dengan sie konsumsi yang orang-orangnya baik-baik dan alhamdulillah selalu mengingatkan akan kebaikan. Untuk progresnya selama ini udah banyak yang kita lakuin. Mulai dari bantu standisasi, tender, dan TM 1.

 

Ngelesin

Hmm.. aku tipe orang yang enggak percaya diri sama kemampuan mengajarku. Ditambah lagi, aku tu tipe orang yang enggak gampang bisa akrab sama orang lain. Ada rasa takut untuk ketemu orang baru. Saat ditawarin ngeles sama kakak tingkat, aku berfikir keras disitu. Antara pengen tapi aku sendiri belum siap. Padahal selama ini aku juga ngelesin anak sd. Itupun menunggu panggilan. Pokoknya aku sebel sama diriku sendiri kalau urusan les-les gini. Lagipula yang aku takuti, semisal aku ragu, aku juga bakal setengah hati ngelakuinya, tapi kapan aku gak ragunya? Pertanyaan yang kudu dijawab mantab dengan kalimat “AKU YAKIN BISA”. Padahal ngelesin itu juga penting untuk melatih kemampuan mengajar, ya kan? Aku sendiri merasa pengetahuan yang aku miliki saat ini masih kurang. Aku harus belajar lagi, apalagi pelajaran smp kadang aku masih lupa-lupa ingat. Anehnya aku tu aku orangnya juga bingung semisal ngelesin ni anak mau diajarin apa, darimana, dan lain-lain. Jadi kadang aku pengen liat temenku kalau lagi ngeles tu gimana. Lucu kan, masak mau ngelesin harus tutorial dulu wkwk.

 

Sibuk di HIMA IPA

Sejak pertama kali aku keterima di hima, aku sudah berniat untuk bersungguh-sungguh memberikan waktu, tenaga dan pikiranku untuk jurusan. Aku seneng banget bisa keterima disini. Hal yang aku harapkan setelah menunggu setahun. Banyak pengalaman yang aku dapat di organisasi ini. aku semakin punya banyak temen, tambah akrab sama kakak tingkat dan adek tingkat, merasa punya tanggung jawab lebih, punya amanah yang dipercaya ke aku untuk aku jalani, dan aku juga jadi punya kegiatan yang menyita pikiranku, alhasil aku jadi gak punya waktu buat galau-galau, hehe. Kayak gue gak pernah galau aja. Satu lagi, aku jadi merasa punya keluarga di kampus. Setiap satu proker dari bidangku terselesaikan, aku merasa puas dan seneng banget. Rasanya seperti aku bisa memberikan kebermanfaatan untuk orang lain. Aku pun juga bisa mengupgrade kapasitas diriku yang awalnya gak berani melangkah kemudian di sini mau gak mau aku harus berani keluar dari ketakutanku sehingga aku bisa satu step di depan. Berkat kesibukanku di hima aku jadi bisa lebih banyak berfikir positif  dan mengisi waktuku dengan kegiatan yang bermanfaat. Namun terkadang aku merasa kecewa sama diriku sendiri karena aku pribadi merasa saat ada bidang atau divisi lain yang membutuhkan pertolongan, aku hanya bisa memberi bantuan semampuku bahkan kadang aku tidak melakukan apapun.

 

My Sweet Family

Jadi, kondisi keluargaku baik-baik aja gaes. Alhamdulillah, aku semakin dekat sama bapak sama ibuk juga. Kemarin tanggal 30 Juli bapakku baru aja ulangtahun yang ke 60 tahun. Sudah termasuk kategori lansia mungkin. Tiba-tiba aku jadi mikir, kapan aku bisa ngasih orangtuaku cucu ya? Hehehee. Saat ini usiaku 21 tahun. mungkin sekitar 5 tahun untukku bisa memberi cucu (jika Allah mengijinkan). Semoga disaat umurku 26 itu, bapak dan ibu masih diberi umur yang panjang dan juga kesehatan. Amin. Bapak itu orangnya pekerja keras. Meskipun udah punya motor tapi bapak lebih suka kemana-mana pakai sepeda. Bapak juga lebih suka mendahulukan keperluanku dibanding kepentingan beliau pribadi. Bapak sama ibu selalu mempercayakan apapun sama aku. Jadi aku punya kebebasan untuk memilih dan memutuskan sesuatu. Yang aku suka dari bapak adalah, bapak selalu punya nasihat super saat aku lagi sedih banget. Anehnya aku kalau cerita ke bapak itu tentang cowok. Tentunya saat aku merasa patah hati, aku datang ke bapak dan curhat ke beliau. Bapak selalu bisa menenangkanku dengan kata-kata beliau. Meskipun bagi orang lain terdengar biasa aja, tapi setiap kata-kata bapak seperti punya kekuatan buat aku untuk memilih. Aku merasa beruntung punya karakter bapak yang seperti bapakku.

 

Ulangtahun Wish

Aku gak muluk-muluk sih untuk yang satu ini. cukup satu kata yang aku inginkan. B.A.H.A.G.I.A

 

Review Film dan si Ganteng Jefri Nichol

Kali ini aku bakalan review film Dear Nathan. Banyak orang udah nonton film ini dan mungkin bagi kalian cewek-cewek pasti klepek-klepek sama aktingnya Jefri Nichol. Yups, termasuk aku gaes. Emang tuh cowok ganteng bingits, wkwk. Jadi film Dear Nathan ini diadaptasi dari novel yang berjudul Dear Nathan juga. Aku belum baca novelnya, pengen baca cuma belum dapet pinjeman. Kalau mau beli, ku lagi bokek.

Ceritanya romance anak SMA gitu. Nathan itu anak SMA yang bandel, dicap nakal dan pokoknya tukang berantem. Terus suatu hari dia ketemu sama murid baru di sekolahan dia namanya Salma. Saat pertama kali mereka bertemu, Salma ini udah berlaku baik sama Nathan, dan kebaikannya itu yang bikin Nathan merasa dirinya masih dianggap manusia sama oranglain khususnya Salma itu. Pokoknya ceritanya enggak hanya kisah percintaan mereka tapi ada pula konflik keluarga.

Film ini banyak mengandung adegan yang mengundang baper penontonnya. Apalagi scene saat pendekatannya Nathan ke Salma. Ada unsur komedinya juga karena karakter Nathan ternyata bisa ngelawak, dan tingkahnya juga bikin ketawa. Konfliknya sendiri ada di kondisi keluarga Nathan. Di film ini pokoknya penonton banyak disuguhi adegan sedih, romantis, baper, seneng, bahagia, dan lain-lain. Awalnya aku nonton ini karena aku tertarik sama kegantengan Nichol yang meranin Nathan. Wkwk, dasar cewek gak bisa liat yang gak bening dikit. Pokoknya aku jadi kepo gitu sama Nichol sampai-sampai aku pantengin vlognya Amanda Rawles sama Caitlin Halderman. Aku cuma lagi kurang kerjaan aja sih. Haha. Untuk film selanjutnya yang bakal Nichol peranin itu ada film Aku, Benci dan Cinta sama One Fine Day. Gak sabar sih download, eh maksudnya nonton filmnya di bioskop wkwk.

 

Libur Semester Genap

Well, the last thing is acara dolan-dolanku selama libur semester genap, wkwk. Aku bersyukur sih hidupku enggak membosankan ketika liburan semester tiba. Meskipun dolannya gak jauh-jauh dari wilayah DIY tapi rasanya seneng gitu apalagi bisa menghasilkan foto yang akunya bagus. Haha, jujur wae lah yaa, biar instagram ra sepi-sepi banget. Aku gak bisa menceritakan detailnya satu persatu soalnya banyak banget tempat wisata yang aku kunjungi (gayamu kak, koyo traveller wae-_-) awalnya aku ke kraton (plesir nang daerah e dewe), taman lampion, candi prambanan, pantai baru, bukit lintang sewu di imogiri, landmark di kaliurang, pantai jetis di purworejo, pantai cemara sewu, sampe pantai laguna di kebumen.

Lah, gimana bisa sampe kebumen? Jadi gini bro, niat utama ke kebumen itu buat mengantarkan surat undangan buat lomba lkti ke smp-smp yang ada disana. Aku sama 4 orang lainnya berangkat motoran lewat jalan wates lurus terus lewat temon, lanjut jedulane jalan daendels. Lha iki gengs, sek marakke aku khawatir. Sek marakke aku ra tenang pas baline. Wkwk. Jalan daendels selatan itu terkenal dengan jalannya yang panjang, halus (mbok kiro kain sutra), tak bergeronjal dan angin pantainya yang dahsyat ketika sore tiba. Dulu, pas aku ke rumahnya umi aku juga lewat situ. Pulangnya jam setengah 3an, dan waktu itu giliran aku diboncengin. Masyaallah, motorku sampe goyang kanan kiri saking gak bisa menahan terpaan angin lautnya. Aku sendiri agak takut karena banyak truk-truk dan mobil-mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Jujur aku enggak bisa menikmati perjalanan saat lewat di jalan itu. Takut aing, beneran atut. Eh, ndilalah kok yo wingi lewat e jalan daendels meneh. Alhasil, terulang lagi ketakutanku tapi kali ini tambah cemas ketika sulis boncengin aku pake ngebut.

Tapi, alhamdulillah acara utamanya lancar dan kedatangan kami diterima dengan baik. Enggak pake nyasar-nyasar karena jarak sekolahnya yang relatif sangat dekat satu sama lain. Untuk pertama kalinya simku kepake soalnya kena cegatan dua kali disana. Ealah. Pengalaman juga buat si revo yang kuat nyampe ke kebumen, hehe. Agenda selanjutnya habis dari kebumen, langsung maen sama anak konsumsi pkkmb fmipa. Wait, apa tuh PKKMB? Jadi itu adalah kependekan dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau lebih dikenal dengan OSPEK. Tumpengan gaes ceritane, ganti jeneng karena kebijakan dari rektorat atas perintah pak menteri. Lanjut, maen sama anak konsumsi ke landmark yang ada di Kaliurang. Udah pernah sih kesana tapi aku rela-relain buat bisa quality time sama mereka. Wadaw basaku berbobot. Yaudah jadinya si revo tak suruh menempuh perjalanan 50 km pulang pergi. Nah, keesokan harinya si revo tak ajak lagi menempuh perjalanan panjang ke pantai cemara sewu sama ciwi-ciwi smpku. Well, i like it.

Untuk saat ini, aku belum kepikiran pergi kemana dan sama siapa soalnya yaa akhir-akhir ini udah deket mau pkkmb gitu, jadi mungkin aku bolak-balik kampus. Ra ketang akhir e yo ngaso nang sekre, haha.

 

Finally, selesai sudah postinganku kali ini. maafkan kalau bahasaku di poin terakhir agak nyeleneh wkwk. Terinspirasi sama blognya ambon alias bima. Temen sma sekaligus smpku yang juga aktif nulis tapi itu dulu sekarang udah off kayaknya. Kocak banget gaya bahasanya. Aku malah jadi ikut-ikutan dah. Aku jadi bingung mau mengambil kesimpulan hwehehe. Intinya, LOVE WHAT YOU DO, DO WHAT YOU LOVE. Eh kebalik. Do what you love, love what you do. Bener ora sih? Hasemboh. Pokoknya lakukan apapun yang kamu suka selagi itu positif dan apalagi bisa memberi manfaat buat DIRI KAMU sendiri, terutama orang lain juga. Jadi orang yang bisa belajar dari kesalahan masa lalu, kalau bisa memperbaik ya diperbaiki. Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama, kalau cuma melakukan hal yang sama ya percuma aja berarti kamu belum bisa belajar dari pengalaman, paham? Eh malah melenceng. Sorry kelewat emosi. Okee, cukup dariku, byee!

 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

DRAW MY LIFE versi TULISAN

Mungkin aku kebanyakan nonton youtuber terkenal yang pada bikin drawmylife jadi aku ketularan pengen berbagi cerita hidupku cuma bedanya drawmylife versi aku tu lewat tulisan dan enggak dibikin sketsa gambar hehehee. Padahal aku bukan orang terkenal tapi sok-sokan bikin gituan. Iya sih, tapi aku merasa wordpressku ini ada lumayan orang yang baca. Siapa tau ada yang minat buat jadiin kisah hidupku ke layar kaca wkwk, sumpah aku udah mulai ngaco banget. Aku bakalan cerita dari sewaktu aku lahir sampe dengan pengalaman-pengalaman yang berkesan buat aku. So, cekidot.

Aku lahir pada tanggal 27 Agustus 1996 di rumah sakit. Aku lupa dulu nama rumah sakitnya tapi sekarang namanya rumah sakit jogja kalau enggak salah. Aku lahir secara sesar soalnya pinggulnya ibuku terlalu kecil jadi terpaksa perut ibuku harus dibedah, gak bisa lahir secara normal. Dulu kata bapak sama ibu waktu aku masih bayi, tangisanku yang paling kenceng. Enggak heran kenapa aku sewaktu tk kalau nangis bisa ganggu tetangga, ternyata udah bawaan dari waktu masih bayi. Sewaktu bayi sampai tk aku dimanja banget sama pakdheku namanya pakdhe Banar. Mungkin karena beliau belum berkeluarga sehingga nganggep aku anaknya sendiri. Aku juga di manja sama simbah kakung dan simbah putri. Tapi sayangnya simbah kakung meninggal dunia sebelum aku masuk tk. Kemudian disusul pakdhe Banar.

Waktu tk, aku orangnya tomboy, enggak suka dandan, dari sini aku udah anti banget pake gincu kalau kartinian atau ada acara di tk. Aku menempuh tk selama 2 tahun. Seharusnya aku sekarang udah mahasiswa semester 6, hiks hiks. Gara-gara aku setahun di tk belum bisa baca. Terus diputuskan aku ambil tk besar selama setahun. Masa-masa di tk ku sangat lumayan bikin tertekan karena aku dianggap bodoh, belum bisa baca cuma bisanya gambar. Dari kecil aku sukanya gambar, dan mulai dari sd aku pakai cat lukis, tapi sekarang aku kehilangan kemampuan gambar dan imajinasiku hehe. Untungnya aku enggak sampe di bully.

Aku masuk sd tahun 2003 di SD N Panembahan. SD nya kakak-kakak sepupuku juga soalnya letaknya deket rumah. Alhamdulillah, sejak sd aku mulai bisa meningkatkan prestasiku. Mulai kelas 3 sd aku bisa masuk ranking 5 besar sampai aku lulus aku meraih ranking 3 se angkatan. Masa-masa sd ku biasa aja. Enggak pernah pacaran tapi pernah suka sama guru komputer. Wkwk seleraku kok bisa om-om gitu sih. Aku juga enggak pernah di bully, untungnya kehidupanku normal-normal aja. Punya banyak temen, gurunya ramah-ramah, fasilitas memadai, belum terlalu ada kesulitan di pelajaran. Pokoknya dari mulai sd kalau urusan pelajaran aku orangnya mandiri. Enggak minta bantuan orangtua (kecuali kalau pelajaran bahasa Jawa). Mungkin karena aku tau, kalau aku minta tolong, mereka pun pasti belum tentu bisa. Sempet marah sih, tapi ujung-ujungnya selalu aku yang dimarahin. Bikin capek berantem terus hanya karena hal itu. Tapi akhirnya aku bisa memetik hasilnya. UN SD aku dapet nilai 26,95 tapi ditambah sama sertifikat lomba prakarya nilaiku nambah jadi 27,05. Lumayan kan.

Aku memutuskan untuk masuk ke SMP N 16 Yogya. Aku masuk ke urutan kedua di kategori siswa yang kurang mampu. Iya, aku masuk lewat jalur KMS. Urutan pertama waktu itu kalau enggak salah itu garry. Yaps, Garry yg itu. Bukannya sombong, tapi sebenernya aku bisa masuk ke smp unggulan yg lain tapi aku tergiur sama lapangan smp 16 wkwk. Aku minat pengen masuk ekskul basket waktu itu. Aku masuk kelas 7B. Di masa-masa ini aku di bully habis-habisan sama tetanggaku sendiri namanya bintang. Aku sempet depresi banget di kelas. Akhirnya aku udah gak kuat lagi dan aku nangis di kamar. Ketahuan sama ibuku, terus aku cerita. Keesokan harinya, ternyata ibuku bilang sama ibunya bintang. Alahmdulillah, si bintang itu berkurang ngebully aku.

Waktu aku smp, aku ikut ekskul basket dari mulai kelas 7 sampai kelas 9. Awalnya aku takut-takut mau ikutan basket tapi aku selalu bisa memberanikan diri hingga ahirnya aku lumayan rajin latihan. Aku sama temen-temen sering ikut sparing sama smp lain kadang juga ikut pertandingan walaupun enggak pernah menang. Dari smp aku udah menemukan posisi di tim yang pas buat aku yakni forward. Hingga pas aku kelas 9 aku masuk tim inti. Aku menemukan tim yang bener-bener pas banget buat aku.

Lanjut kelas 8 aku masih ada di kelas B. Mungkin dari kelas ini aku udah mengenal pacaran. Haha skip aja yaa. Bumbu-bumbu percintaan banyak banget ada di sini. Oiya waktu aku smp aku belum berkerudung. Aku tomboy banget, kemana-kemana pakai jaket, celana jins selutut, rambut di kucir kuda. Enggak biasa diurai, sampai-sampai kalau ada yang ambil karet rambutku, aku marah dan tetep ngucir rambut pakai tangan. Enggak tahu kenapa kayak malu aja ngurai rambutku, kayak kelihatan dekil gitu wkwk.

Terus kelas 9, lagi-lagi aku masih ada di kelas B. Di waktu ini anehnya hubungan aku dan bintang mulai mencair, mulai bisalah diajak gojek setelah kelas 8 sama sekali aku gakmau berurusan dengan dia. Di kelas 9 ini aku udah mulai fokus pelajaran tapi juga gak memungkiri aku juga sedang menjalin hubungan sama orang yang untuk pertama kalinya aku bisa langgeng sama dia sampai aku lulus. Ya kalian tahulah siapa. Aku lulus smp dengan nilai 37,75. Lumayan.

Setelah lulus aku berniat mendaftar di SMA N 2 Yogya tapi karena ada sesuatu yang membuat aku kecewa disana, akhirnya aku memutuskan daftar di SMA N 7 Yogya (pilihan pertama, karena enggak jadi daftar di smada). Banyak drama yang mengiringi keputusanku. Sampai-sampai temen-temenku pada dateng ke rumah hanya karena pengen aku daftar di smada. Kalau pengen tau selengkapnya, baca postingaku yang dulu aja hehe. Temen-temenku yang dari smp 16 ternyata juga banyak yang ketrima di smaven.

Masa-masa SMA ku bisa dibilang normal-normal aja. Khusus sewaktu aku kelas 10, aku enggak punya temen yang bisa diajak jalan-jalan atau cerita-cerita kecuali Sofi. Dia temen sebangkuku selama kelas 10. Aku pun lebih deket sama temen-temen cowok karena letak tempat dudukku yang lebih deket sama yang cowok. Merasa menyesal sih, aku jadi enggak punya waktu untuk lebih kenal dekat sama temen-temen cewek. Selebihnya, masa-masa SMA ku menyenangkan. Kelas 11 dan 12 aku punya temen yang sama-sama gila kayak aku. Oiya di SMA ini aku nerusin ekskul basket sampai-sampai aku juga sempet ikutan DBL. Turnamen terbesar yang pernah aku ikutin dan juga yang paling berkesan. Salah satu yang bikin aku bangga banget ketika aku pertama kali poin buat tim aku meskipun menang namun pada akhirnya kemenangan itu hanya sementara.

Aku lulus SMA tahun 2015. Sayangnya aku enggak ketrima SNMPTN. Waktu itu pilihan pertamaku di TPHP UGM. Aku pengen banget kuliah disana tapi gara-gara udah kecewa banget gagal di snmptn, aku langsung “mengecilkan” pilihanku di SBMPTN. Aku enggak mau ambil resiko jadinya aku pilih Pendidikan IPA untuk pilihan pertama dan alhamdulillah aku ketrima. Seneng banget waktu itu aku bisa ketrima di universitas sebagus UNY.

Aku masuk pendidikan ipa kelas c. kelas dimana anak-anak yang senasib sama aku ketrima lewat SBMPTN. Aku seneng bisa jadi bagian dari PACE 2015. Mereka tipe orang-orang yang enggak jauh beda sama aku, alhasil kami bisa cepat berbaur. Masuk ke semester 3, kelas harus dibagi jadi kelas a dan kelas i. Lewat serangkaian tes dan penilaian, aku kepilih masuk ke kelas i. Kelas internasional yang katanya lebih di tekankan untuk bahasa asing alias bahasa inggrisnya lebih ditonjolkan. Selama ini aku merasa biasa aja sih di kelas ini, bukan karena jago bahasa inggrisnya tapi aku rasa di kelas ini untuk pemberian bahasa inggris masih cukup dirasa mampu untuk dipahami mahasiswanya sih. Menurutku loooo.

Saat ini aku udah memasuki semester 5. Buat aku masa-masa susah menempuh kuliah itu waktu semester 1 dan 2 karena tugasnya di semester itu buanyak dan harus tulis tangan. Masuk semester 3, aku merasa lumayan berkurang bebannya karena jumlah laporan yang harus di kerjakan sudah menjadi sedikit. Praktikumnya asik-asik sih.

Sekarang ini aku lagi libur semester ganjil yang sangat panjang. Makanya aku isi waktu dengan ikut kepanitiaan. Ada 3 event yang aku ikuti kepanitiaannya. Lumayan untuk mengisi waktu. Aku belum kepikiran untuk kerja karena aku rasa aku belum siap. Btw, kakak tingkatku saat ini lagi menempuh KKN. Semoga dilancarkan yaa. Emang masih lama sih, tapi aku sudah berpikiran pengen KKN/PPL yang di luar Jawa. Doakan saja yang terbaik. Hehee.

Untuk urusan hati, aku baru menemukan jalan yang sebenar-benarnya ketika di kuliah ini. aku benar-benar memutuskan untuk hijrah. Meninggalkan sesuatu yang salah. Bukan dia yang salah tapi cara kami. Aku ingin menempuh jalan yang Allah ridhoi untuk bisa menggapai bahagia yang sejati. Agar suatu saat aku bisa bersama dengan orang yang aku cintai. Dia. Dia orang yang masih sama. Sudahlah malah bahas cinta-cintaan lagi. Hihii.

Mungkin itu dulu drawmylife versi aku. Btw ini udah jam 23:45 dan aku udah ngantuk. See you. Kalau ada yang kelewatan, bisa jadi lain waktu kalau ingat, aku tambahi tapi kemungkinan besar postingan ini enggak aku edit lagi, hahaha, apaan sih ngasih kepastian palsu. Udah yaa, bye!